Jumat, 30 Juli 2010

Mikrotik

MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot.

Sejarah
Mikrotik adalah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia, pembentukannya diprakarsai oleh John Trully dan Arnis Riekstins. John Trully yang berkebangsaan Amerika Serikat berimigrasi ke Latvia dan berjumpa Arnis yang sarjana FisikaMekanika di sekitar tahun 1995.Tahun 1996 John dan Arnis mulai me-routing dunia (visi Mikrotik adalah me-routing seluruh dunia). Mulai dengan sistem Linux dan MS DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless LAN (W-LAN) Aeronet berkecepatan 2Mbps di Moldova, tetangga Latvia, baru kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia, karena ambisi mereka adalah membuat satu peranti lunak router yang handal dan disebarkan ke seluruh dunia. Ini agak kontradiksi dengan informasi yang ada di web Mikrotik, bahwa mereka mempunyai 600 titik (pelanggan) wireless dan terbesar di dunia. dan
Prinsip dasar mereka bukan membuat Wireless ISP (WISP), tapi membuat program router yang handal dan dapat dijalankan di seluruh dunia.Latvia hanya merupakan “tempat eksperimen” John dan Arnis, karena saat ini mereka sudah membantu negara-negara lain termasuk Srilanka yang melayani sekitar empat ratusan pelanggannya.
Linux yang mereka gunakan pertama kali adalah Kernel 2.2 yang dikembangkan secara bersama-sama dengan bantuan 5 - 15 orang staf R&D Mikrotik yang sekarang menguasai dunia routing di negara-negara berkembang. Selain staf di lingkungan Mikrotik, menurut Arnis, mereka merekrut juga tenaga-tenaga lepas dan pihak ketiga yang dengan intensif mengembangkan Mikrotik secara maraton.

Fitur Mikrotik
Berikut fitur dari MikroTik[3]
Penanganan Protokol TCP/IP:
  • Firewall dan NAT
  • Routing - Static routing
  • Data Rate Management
  • Hotspot
  • Point-to-Point tunneling protocols
  • Simple tunnels
  • IPsec
  • Web proxy
  • Caching DNS client
  • DHCP
  • Universal Client
  • VRRP
  • UPnP
  • NTP
  • Monitoring/Accounting
  • SNMP
  • M3P
  • MNDP
  • Tools
Layer 2 konektivitas



Setup Mikrotik Sebagai Gateway.pdf
Tutorial Mikrotik step by step.doc

Rabu, 28 Juli 2010

Konfigurasi Access Point

Konfigurasi wireless Access point Engenius / Senao



Dalam Artikel kali ini akan membahas tentang bagaimana cara mengkonfigurasi sebuah radio AP wireless agar semua client bisa terhubung ke Access point tersebut. Radio yang digunakan kali ini adalah Engenius tipe NOC 3220. sebagai catatan meskipun radionya beda merek tapi prinsip kerja dan konfigurasinya sama yaitu operational mode dan security yang digunakan.
Dalam kofigurasi sebuah access point hal-hal yang harus di perhatikan adalah radio ( access point) akan diset sebagai apa ? apakah sebagai access point, bridge, dan berbagai pilihan mode lainnya termasuk access point router. Kali ini yang dibahas adalah bagaimana radio access point itu difungsikan sebagai access point. langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. langkah pertama adalah dengan memberi ip address pada komputer yang akan kita pakai untuk mengkonfigurasi radio access point tersebut. Sebagai catatan ip yang diset di komputer harus satu network dengan ip radio access point.contoh : ip default dari radio access point adalah 192.168.1.1/24 maka di komputer kita, harus di set 192.168.1.10/24.

2. kemudian buka web browser anda ketik ip dari access point yang akan di konfigurasi yaitu 192.168.1.1 kemudian tekan enter maka akan muncul permintaan user dan password, lalu masukkan user dan password nya.sebagai catatan user dan password untuk radio NOC 3220 ini masih default user=admin password admin. catatan untuk setiap radio access point berbeda tergantung merk dan tipe access point.

3. Setelah kita masuk dalam web configuration radio tersebut, terdapat berbagai macam menu mulai dari management,TCP/IP Settings, dan Wireless (untuk setiap menu pada radio itu berbeda tergantung tipe dan merek lagi :D ) wah repot juga yah ....dan setiap menu tersebut terdapat submenu lagi tapi jangan pusing dulu, tidak semua menu akan kita konfigurasi hanya menu-menu tertentu saja yang akan kita edit.


4. langkah selanjut nya pilih menu management, di dalam menu tersebut terdapat submenu lagi yaitu menu status untuk mengecek apakah operational mode yang kita inginkan yakni mode access point sudah betul.
menu status bisa di lihat pada gambar dibawah ini.










5.apabila mode nya masih bridge, klik submenu dari management yaitu submenu Operational mode, kemudian pilih AP lalu klik apply change .tampilan menunya seperti gambar di bawah ini.










6. Berikutnya kita konfigurasi menu wireless. Dalam menu inilah kita bisa bisa menentukan SSID, Security,dan advanced configuration seperti speed , Mac filter, dan rule-rule yang ingin kita terapkan pada access point ini.

7. Di dalam menu submenu Basic settings kita tentukan SSID dan channel serta jenis band B,G, atau B/G yang akan kita gunakan.

8. Langkah selanjutnya adalah dengan mengkonfigurasi menu security, dalam menu ini kita bisa mengkonfigurasi security untuk access point apakah menggunakan WEP Key atau WPA, kali ini kita pilih WEP key sebagai security nya. Seperti gambar dibawah ini di bagian encryption kita pilih WEP.


9. pada bagian encryption klik set WEP key untuk memasukkan key yang akan kita gunakan seperti gambar dibawah ini.


10. Setelah key 1 sampai key 4 terisi klik Apply changes dan Access Point siap dipasang.


From adi-neo.blogspot.com 

Konfigurasi Access Point

Konfogurasi Access Point

Ada dua buah perangkat wireless, satu buah jenis wireless Access Point (AP) dan sebuah lagi Wireless Cable/DSL Router. Kedua perangkat ini sudah lama tidak difungsikan secara optimal, langsung saja timbul rasa penasaran untuk melakukan konfigurasi AP. Model dan merk perangkat wireless tidak disebutkan, karena tidak dapat fee dari vendor dan memungkinkan exploitasi menjadi lebih mudah oleh pengakses ilegal yang ada di area sekitar kantor he.. he..
Konfigurasi pertama dilakukan terhadap AP, ada passwordnya, password default telah berganti, tidak perlu bertanya ke konfigurator sebelumnya, cari cara untuk melakukan reset ke default factory setting di google.com, dapat beberapa informasi dari forum/milis, setelah dicoba akhirnya konfigurasi AP kembali ke setting awal.
Interface untuk mengatur setting AP dilakukan dengan memasukkan alamat IP perangkat AP melalui browser, beberapa konfigurasi dilakukan, diantaranya dengan:
  1. Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server
  2. Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access (WPA)
  3. Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses
  4. dsb
Beberapa konfigurasi yang dibuat tidak bekerja dengan baik, misalnya meski DHCP server telah diatur, AP tidak memberikan IP sesuai dengan alokasi yang ditentukan.
Upgade Firmware
Biasanya perangkat yang mempunyai firmware semacam AP akan menyediakan upgrade firmware untuk melakukan perbaikan, bahkan dengan upgrade firmware akan ada fungsi tambahan atau baru. Langsung saja cari firmware terbaru untuk AP di website vendor. Ternyata sudah ada beberapa release terhadap firmware lama yang ada di AP, download firmware versi terakhir. Firmware yang di download berbentuk file executable, jalankan file tersebut akan melakukan decompress dan menghasilkan file README dan firmware update.
Proses upgrade dapat dilakukan secara mudah, yaitu langsung dilakukan melalui browser, masukkan file firmware update, kemudian klik sumbit, dalam waktu kurang dari satu menit proses upgrade selesai dan firmware baru langsung terpasang. Reset ke default factory setting dilakukan sesuai rekomendasi Vendor yang ada di file README.
Upgrade firmware memberikan hasil yang sangat memuaskan, yaitu DHCP server dapat berfungsi dengan baik dan tersedianya fasilitas tambahan/baru yaitu perangkat wireless sekarang fungsinya menjadi tiga jenis:
  1. Access Point (fungsi default)
  2. Client Bridge Mode
  3. Repeater Mode
AP dan Komputer Server
Saat ini AP telah berfungsi dengan baik dan benar, selanjutnya ada keinginan untuk menyiapkan sebuah komputer untuk dijadikan sebuah server yang akan menyediakan fungsi untuk:
  1. Pengelolaan akses
  2. Proxy dan Firewall
  3. Pengelolaan a
  4. Pengelolaan user
  5. uthentifikasi
  6. Mencatat log/history akses
  7. Menyediakan fitur billing
from suryana.or.id

Wi-Fi

Wi-Fi

Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.
Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputerwireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat. dengan kartu nirkabel (

Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.

Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).

Wi-Fi Hardware
Hardware wi-fi yang ada di pasaran saat ini ada berupa :
 Mode Akses Wi-Fi
Ada 2 mode akses koneksi Wi-fi, yaitu

Ad-Hoc

Mode koneksi ini adalah mode dimana beberapa komputer terhubung secara langsung, atau lebih dikenal dengan istilah Peer-to-Peer. Keuntungannya, lebih murah dan praktis bila yang terkoneksi hanya 2 atau 3 komputer, tanpa harus membeli access point

Infrastruktur

Menggunakan Access Point yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).