Jumat, 12 November 2010

Istilah Kata Yang Sering Muncul di Kaskus

Bagi yang sering berkunjung ke KasKus, pasti sudah tidak asing dengan istilah-istilah kata atau bahasa seperti GanmomodCMIIWpertamaxmaho dan sebagainya. Rata-rata bahasa yang digunakan adalah bahasa tidak baku alias bahasa gaul, hal ini dilakukan untuk mempererat atau mengakrabkan hubungan diantara para kaskuser (sebutan bagi penggemar kaskus) sendiri agar tidak terkesan kaku dan dapat merangkul semua kalangan.
Nah bagi yang newbie atau masih pemula, mungkin agak bingung ketika berkunjung ke KasKus karena beberapa kata yang masih belum dimengert.i Memahami istilah tersebut penting artinya jika anda ingin mempromosikan produk atau mengikuti forum yang ada di sana, berikut ini adalah istilah-istilah yang paling sering dipakai di forum KasKus:
  1. Pertamax: artinya dia yang pertama me-reply suatu treadh
  2. TKP: Artinya, sebutan untuk link internet yg ada di kaskus
  3. WTA: Want to Ask (thank to ngamdot)
  4. rekber: rekening bersama
  5. junk: posting yang gak mutu
  6. SWT: Sama kaya
  7. AFAIK: As Far As I Know (sejauh yang saya tahu)
  8. ASAP: As soon as Posible (sesegera mungkin)
  9. Igo: Indonesian Girl Only
  10. Hoax: Artinya bisa juga Berita Bohong
  11. Maho: Kependekan dari Manusia Homo alias pecinta sesama jenis tuk laki2
  12. Cendol: tuk ngasih reputasi bagus ke seseorang di Kaskus, kalau yg mau jualan banyakin lampu ijo-nya/cendolnya artinya dia banyak disukai orang.
  13. GRP: (Good Reputation Point) sama dengan Cendol
  14. Bata Merah: kebalikan dari cendol, salah satu sebab orang kena bata karena ngomong jorok, kasar, SARA, dan segala sesuatu yg tidak mengenakan. Biasanya dibawah avatarnya lampunya bukan ijo tapi merah.
  15. BRP: (Bad Reputation Poin) sama dengan Bata Merah
  16. Sotosop: Maksudnya gambar hasil edit-an photoshop
  17. Repost: wah kayaknya ini dah pada tau, treadh yg diulang
  18. Trit : singkatan dari thread
  19. Fovie: forum movie kalo ga salah
  20. Fc: fighting club.
  21. Beibeh17: bb+17,18,19,20,21, artinya gambar khusus dewasa
  22. WTF: kalo dulu nyari barang pake want to find, bisa juga kalau lagi kesel trus memaki-dalam bahasa inggris (what the fuc*)
  23. iso2000: kalo dah punya postingan ampe 2000 + minimal 1 buah cendol, maka bisa ngasih orang reputasi yang berwarna ijo atau mereah.. kalo ga berarti masih abu2
  24. cod: cash on delivery.. jadi beli barang pake ketemuan.. trus bayar deh
  25. FYI: For your Information
  26. CMIIW: correct me if i’m wrong (thank to hulubalang_77)
  27. Copas: copy paste, Maksudnnya ngambil artikel atau gambar asli dengan sumbernya, ga dirubah sama sekali, yang parahnya kalau dia ga ngasih link sumbernya, ga sopan tuh (thank to-tomatboy).
  28. DP: Disturbing Picture (thank to-mihok)
  29. Gan: Panggilan kepada sesama member, asal kata dari “juragan” bhs sunda (thank to-gnisnal12)
  30. Imho: in my humble opinion (thank to-dipaa)
  31. RS: roy sukro, plesetan dari Rpy Suryo salah satu pakar IT Indonesia, sy heran kenapa anak Kaskus sebel ama ini orang. (thank to-rheeko)
  32. Kimpoi: k-a-w-i-n (thank to-intermediate7)
  33. Sob: kebalikan dari bos
  34. Mimin/Momod: artinya admin/Moderator kaskus
  35. Klonengan: artinya copy-an, copycat, turunan, dan kata sejenisnya
  36. Bro = brother
  37. FJB = forum jual beli
  38. FJ = Forum Jokes
  39. FM = Forum Musik
  40. WTS: want to sell, biasanya istilah ini ada di Forum Jual beli, yang artinya si TS menawarkan sesuatu untuk dijual. (thank to-momotaros)
  41. WTB: want to buy, kebalikan dari WTS
  42. PM: private message (thank to-ngarais), kalau mau kirim pesan pribadi ke sesama member Kaskus, klik namanya lalu pilih “send a private mesage”
  43. Sedot: kata lain dari Download (thank to-aanamimi)
  44. TS: Treadh Starter, alias yang bikin topik
Pangkat-pangkat di kaskus: ini diukur dari jumlah posting (thread maupun post reply)
  • 0-99 newbie
  • 100-499 kaskusser
  • 500-749 aktivis kaskus
  • 750-999 kaskus holic
  • 1.000 – 3.999 kaskus addict
  • 4.000 – 9999 kaskus maniac
  • 10.000 – 24.999 = kaskus geek
  • 25.000 – 49.999 = kaskus freak
  • 50.000 – ~ = made in kaskus
Moderator
Moderator adalah kepercayaan administrator forum untuk menjaga forum dan ini diangkat bukan berdasarkan jumlah postingan atau kapan dia joint, melainkan admin menilai kalo ybs layak untuk dijadikan moderator berdasarkan banyak pertimbangan.
Regional Leader
Adalah user yang dipercaya untuk mengatur diforum regional user yang bersangkutan.
  • mysterious man : team server kaskus
  • pool master of the year : pemenang game pool yang diadakan kaskus beberapa tahun yang silam
  • admin, co-admin, sleepy admin : administrator kaskus

Setting DNS di Ubuntu menggunakan Bind9

Instalasi DNS server menggunakan bind9 di Ubuntu dalam sistem chroot. Anda akan dikenalkan pada beberapa record penting, yang harus Anda pahami ketika mengadministrasi sebuah domain di DNS server Anda.
Instalasi Bind dalam sistem chroot
Mengapa instalasi nya dalam chroot? Karena bind ini memiliki sejarah yang panjang dalam urusan lubang keamanan (sering ditemukan celah, yang menyebabkan sistem Anda bisa dicrack melalui bind), maka kita lakukan instalasi dalam lingkungan yang terbatas/chroot.
Instalasi paket
sudo apt-get install bind9
Stop dulu, sebelum kita lanjutkan ke tahapan chroot
sudo /etc/init.d/bind9 stop
Konfigurasi chroot
sudo mkdir -p /var/lib/named/etc
sudo mkdir /var/lib/named/dev
sudo mkdir -p /var/lib/named/var/cache/bind
sudo mkdir -p /var/lib/named/var/run/bind/run
sudo mv /etc/bind /var/lib/named/etc
sudo ln -s /var/lib/named/etc/bind /etc/bind
sudo mknod /var/lib/named/dev/null c 1 3
sudo mknod /var/lib/named/dev/random c 1 8
sudo chmod 666 /var/lib/named/dev/*
sudo chown -R bind:bind /var/lib/named/var/*
sudo chown -R bind:bind /var/lib/named/etc/bind
Sunting Berkas /etc/default/bind9, cari baris seperti di bawah ini,
OPTIONS="-u bind"
Lalu ganti menjadi,
OPTIONS="-u bind -t /var/lib/named"
Setelah itu, start kembali bind,
sudo /etc/init.d/bind9 start
Sekarang instalasi chroot dns sudah selesai. Kita lanjutkan ke tahapan berikutnya.
Format Penulisan berkas Domain di Bind
Ini adalah bagian yang paling rumit tapi juga penting. Dengan memahami cara penulisan record domain di bind, Anda dijamin bisa mengelola domain dengan baik.
Misal, Anda ingin membuat domain baru, perusahaan.com. Maka langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah membuat berkas baru yang isinya kira-kira seperti di bawah ini.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
$TTL 7200       ; 2 hours
@       IN SOA  ns1.perusahaan.com. hostmaster.perusahaan.com. (
                                2009060708 ; serial
                                7200       ; refresh (2 hours)
                                3600       ; retry (1 hour)
                                604800     ; expire (1 week)
                                10800      ; minimum (3 hours)
                                )       
                        NS      ns1.perusahaan.com.
                        NS      ns2.perusahaan.com.
                        A       192.168.1.2
                        MX      10 mail1.perusahaan.com.
                        MX      20 mail2.perusahaan.com.
 
mail1                   A       192.168.1.11
mail2                   A       192.168.1.12
 
ns1                     A       192.168.1.3
ns2                     A       192.168.2.3
 
pop                     CNAME   mail1
smtp                    CNAME   mail1
webmail                 CNAME   mail1
 
www                     A       192.168.1.2
Mari kita pelajari beberapa record yang ada di berkas tersebut.

SOA record

@       IN SOA  ns1.perusahaan.com. hostmaster.perusahaan.com.
SOA (Start of Authority) adalah catatan dimana berkas zona/domain tersebut pertama kali dibuat. Ini juga bisa diartikan sebagai master DNS.
Sedangkan kolom berikutnya adalah kontak email, hanya saja @ disini digantikan dengan titik. Jadi dari baris di atas bisa kita simpulkan kontak emailnya adalah hostmaster@perusahaan.com.

NS record

NS (Name Server) adalah catatan yang menentukan server mana yang akan menjawab atau melayani informasi seputar DNS untuk sebuah domain.
Sebuah domain bisa memiliki banyak NS record. Semakin banyak NS server yang Anda definisikan, berarti semakin banyak pula yang bisa melayani (tentunya harus di setup juga proses master/slave utk proses propagasi data). Disarankan lokasi NS yang satu dan lainnya, ada di jaringan yang berbeda. Jadi kalau ada satu network yang terputus, NS server di jaringan yang lain masih bisa memberikan layanan.

MX record

MX (Mail Exchange) adalah catatan yang menentukan kemana sebuah email akan dikirim. Dalam record MX ini, ada variabel tambahan yaitu priotity.
Priority ini adalah angka yang menunjukkan skala prioritas, yang bisa Anda isi dari mulai 0 s.d 65536. Semakin kecil angkanya, semakin tinggi prioritasnya.
Jadi kalau Anda lihat di contoh di atas, maka mail1.perusahaan.com adalah tujuan pertama email akan dikirim, jika server mail1 ini tidak bisa diakses, maka email akan dikirim ke mail2.

A record

A (atau biasa disebut sebagai host record) merupakan inti dari DNS. A record adalah pemetaan dari nama ke alamat ip. Pemetaan ini tidak harus satu ke satu, beberapa nama yang berbeda bisa Anda petakan ke satu buah alamat IP yang sama.
Misal,
cecep     A     192.168.1.13
mahbub    A     192.168.1.13
Lihat juga record CNAME.

CNAME record

CNAME (Canonical Name) adalah alias. Jadi jika pada contoh di atas saya tulis, pop CNAME mail1, maka pop adalah nama lain untuk host mail1.
Dalam beberapa kasus, CNAME tidak disarankan. Misal mengisi alamat MX record dengan sebuah record CNAME. Karena akan menambah satu proses query ke DNS, dan itu tidak efisien.
Untuk informasi dasar seputar DNS ini silahkan Anda baca Basic Guide to DNS sebuah tulisan dari google.
Membuat Zona Baru
Karena kita sedang berbicara instalasi bind9 di Ubuntu, maka kita pakai cara ubuntu saja, dan kalau menggunakan distro lain tentunya harus menyesuaikan.
Tadi kita sudah buat berkas baru yang berisikan record-record utk domain yang akan kita kelola. Sekarang kita simpan berkas tersebut dengan nama db_perusahaan.com, simpan di /etc/bind/.
Pastikan hak akses dan kepemilikannya sudah betul
sudo chmod 644 /etc/bind/db_perusahaan.com
sudo chown bind:bind /etc/bind/db_perusahaan.com
Lalu sekarang kita sunting berkas /etc/bind/named.conf.local, buat baris baru seperti berikut,
1
2
3
4
zone "perusahaan.com" {
 type master;
 file "/etc/bind/db_perusahaan.com";
};
Setelah itu, konfigure ulang bindnya.
sudo rndc reload

Cek dan ricek menggunakan dig

Untuk mengecek SOA record, termasuk didalamnya adalah serial dari zona yang baru kita buat, jalankan perintah berikut,
dig @localhost soa perusahaan.com
Untuk mengecek MX record, gunakan perintah berikut,
dig @localhost mx perusahaan.com
Untuk mengecek A record atau CNAME record, kita tinggal query hostnamenya saja. Misal, cek www.perusahaan.com,
dig @localhost www.perusahaan.com

Pemecahan Masalah

Kalau ada masalah, jangan buru-buru menyerah, atau bertanya ke google. Biasanya solusinya ada didekat-dekat kita juga. Mari kita lihat.

Lihat Log

Di Ubuntu, log yang harus diperiksa adalah /var/log/daemon.log, lihat disitu seharusnya ada clue buat Anda.

Kurang Titik!

Masalah yang sering terjadi dalam mengkonfigurasi DNS adalah kurang teliti dalam membuat zona domain. Kurang titik bisa membuat zona yang kita buat salah. Perhatikan gambar di bawah ini, lalu teliti kembali berkas db_perusahaan.com yang sudah Anda buat tadi.

Masalah AppArmor

Di Ubuntu server defaultnya sudah terinstall aplikasi apparmor, yang kalau di fedora padanannya tuh SELinux. Sama-sama berfungsi untuk menambahkan layer security, tapi kadang bikin mumet proses konfigurasi.
Untuk proses troubleshoot, coba matikan dulu apparmor
sudo /etc/init.d/apparmor stop
Jika ingin membuang paketnya,
sudo dpkg --purge apparmor apparmor-utils